Rekomendasi Sebuah Game Mirip Dengan Harvest Moon

Rekomendasi Sebuah Game Mirip Dengan Harvest Moon

Rekomendasi Sebuah Game Mirip Dengan Harvest Moon

Sebuah permainan bercocok tanam, beternak, dan membangun relasi dengan tetangga. Ketiga aktivitas itu sudah menjadi rutinitas sehari-hari ketika bermain Harvest Moon. Entah itu Back to Nature atau Innocent Life, seri Harvest Moon dapat dikatakan menjadi bagian penting dari masa kecil banyak orang Indonesia. Rekomendasi Sebuah Game Mirip Dengan Harvest Moon terdapat berbagai game modern yang terinspirasi oleh Harvest Moon atau memiliki kemiripan dengan seri Melansir dari https://103.152.118.252/ .

Rekomendasi Sebuah Game Mirip Dengan Harvest Moon

Stardew Valley

Menurut https://incanada.net/ Stardew Valley menjadi game yang pertama kali terlintas di benak ketika bicara soal game yang memiliki kemiripan dengan Harvest Moon. Bagaimana tidak? Game buatan ConcernedApe ini sangat populer dengan total penjualan lebih dari sepuluh juta kopi. Ulasan di Steam pun mencapai 323 ribu dan 97 persen di antaranya bernada positif. Untuk game yang dibuat seorang diri, angka itu bisa dibilang sangat impresif. Banyak sekali fitur yang ditawarkan oleh game indie ini. Kamu dapat bercocok tanam, beternak, belajar memasak, dan bersosialisasi dengan warga, bahkan membangun keluarga dengan belahan jiwa kamu.

DORAEMON STORY OF SEASONS

Sepertinya pengembang game DORAEMON STORY OF SEASONS mengetahui cara membuat kita rindu pada masa kecil kita sendiri. Ya, caranya adalah menggabungkan manga dan anime favorit di masa kecil dengan game Harvest Moon. Dalam DORAEMON STORY OF SEASONS, kamu memiliki kewajiban untuk mengurus pertanian kamu. Artinya, kamu perlu bercocok tanam dan beternak. Uniknya, seiring berjalannya waktu, kamu akan mendapatkan alat Doraemon yang mampu membantu keseharian kamu. Game ini tidak memiliki fitur romance dan pernikahan, karena fokus utamanya adalah cinta kekeluargaan. Lagipula, kalau kamu penggemar seri Doraemon, kamu pasti tahu bahwa Nobita tergila-gila dengan Shizuka.

Animal Crossing: New Horizons

Nintendo kembali lagi dengan seri Animal Crossing, kali ini dengan tajuk New Horizons. Kalau dibandingkan dengan Harvest Moon, Animal Crossing: New Horizons memiliki fitur bercocok tanam yang terbatas. Kamu hanya bisa menanam dan memanen labu. Setidaknya, penggemar Animal Crossing tetap antusias karena fitur ini membuka ruang yang sangat luas untuk update tanaman berikutnya. Sebagai kompensasi terbatasnya fitur bercocok tanam, game simulasi kehidupan ini memiliki berbagai aktivitas untuk mengisi keseharian kamu, seperti memancing ikan, menangkap serangga, dan bersosialisasi dengan hewan-hewan lucu yang menghuni pulau.

Rune Factory 4 Special

Seperti game Harvest Moon, Rune Factory 4 Special memiliki fitur bercocok tanam, memancing, dan membangun hubungan pertemanan. Bedanya, game yang pertama kali rilis Jepang yang memiliki sejumlah cutscene berupa animasi yang dilengkapi oleh voice acting. Kalau kamu penggemar anime, mungkin kamu akrab dengan beberapa pengisi suara, seperti Aoi Yuuki (Lumine dari Genshin Impact), Daisuke Namikawa (Tooru Oikawa dari Haikyuu!!), dan Tomokazu Sugita (Gintoki Sakata dari Gintama). Mereka bertiga ada di Rune Factory 4 Special.

My Time at Portia

Berbeda dengan Stardew Valley yang terinspirasi oleh Harvest Moon, My Time At Portia justru terinspirasi oleh Studio Ghibli. Dalam dunia pasca-apokaliptik, kamu punya kewajiban untuk mengembalikan bengkel kerja ayah kamu ke masa kejayaannya. Caranya adalah mengerjakan beragam misi, bercocok tanam, beternak, dan berteman dengan warga sekitar. My Time At Portia memiliki skill tree seperti banyak game RPG. Ada tiga jenis skill tree dengan cabangnya sendiri, yaitu battle, gather, dan social. Kamu diberi kebebasan untuk mengembangkan skill yang kamu inginkan. Inilah salah satu fitur yang membedakan game yang digarap Pathea Games ini dengan game lainnya bergenre sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *